Rencanakan Kemenanganmu! (Part 3)

Muhammad Habibie, S.Pd., M.Pd. Sabtu, 2018-03-17 358 View

oke sekarang kita akan membahas, gimana membuat "goal"yang baik.  

3. Set goal
Niat udah, percaya diri oke berarti kita maju ke langkah brikutnya yaitu menetapkan tujuan/target/goal kita. Kita harus tahu jelas target kita apa, tidak mungkin kita bisa mencapai sasaran klu tidak tahu apa sasarannya, tul ga? Nah klu mau disimpulkan goal kita itu harus:

  1. Khas/spesifik. Dalam menetapkan goal kita harus spesifik, artinya goal kita itu jelas. Contohnya ingin mendapatkan peringkat pertama di kelas pada semester ini, mendapatkan IP yang bagus dengan rincian minimal mendapatkan 3 A dan tidak boleh ada yang C atau D apalagi E!, ingin wisuda dengan IPK 3,4 atau ingin memiliki usaha perternakan ayam petelur dll. Jadi goal kita itu jangan ngambang atau umum banget seperti ingin jadi anak yang berguna bagi bangsa dan Negara (wuih, kedengarannya keren tapi berguna kayak apa?) atau menjadi pintar (ga jelas pintarnya apa, pintar nyontek? Atau apa?, manusia katanya punya 9 jenis kecerdasan jd harus jelas) 
  2. Bisa dijangkau. Yup, bagaimanapun goal kita itu juga harus realistik. Paham ya? Jadi jangan buat goal kayak jadi “dalam satu tahun kedepan bisa jadi orang kuat yang bisa ngangkat truk pakai tangan kosong” atau target kita “jadi professor dalam 3 tahun mendatang (padahal baru masuk kuliah)”. Tetapi juga jangan berarti karena hal ini kita lalu membuat target yang kecili-kecil. Kita harus berani bermimpi besar! Buat targetan yang menantang tapi mungkin. Hidup ini terlalu singkat untuk melakukan hal-hal kecil! 
  3. Sesuai kondisi. Ini masih berhubngan dengan yang sebelumnya, kita juga perlu menyesuaikan goal kita dengan kondisi kita. Misalnya seperti tadi, kita masih baru mau kuliah jadi dengan kondisi itu jangan lalu pengen langsung jadi prof, mungkin kita bisa set goal kita jadi tamat S1 dalam 3,5 tahun dulu dengan IPK 3.6! nah klu ini bisa., contoh lain kita mau jadi mahir bermain selancar tapi wilayah tempat kita tinggal ga ada laut n kita ga bisa pindah ke daerah yang sesuai, katakanlah karena kita belum cukup umur atau masih tergantung kepada orang tua. Atau kita ingin jadi pemilik perkebunan teh tapi didaerah kita aja teh ga mau tumbuh (kecuali lalu kita pindah kedaerah yang mungkin, itu lain lagi perkaranya) 
  4. Ikatan waktu/management waktu. Nah ini juga, tenggat waktu kita harus jelas. Misal kita ingin tamat kuliah dengan IPK 3,6 tapi ga jelas tamatnya kapan! 3,5 tahun? 4 tahun? Atau malah 7 tahun? Target waktu goal juga penting sekali ditetapkan agar kita tidak membuang-buang waktu. tetapkan waktu yang realistic atau bisa dijangkau, tapi ingat kembali jangan berlama-lama. Nah misalnya ita targetkan wisuda misalnya 4 tahun kita juga harus sudah seting kapan kita meneyelesaikan perkuliahan, kapan kita mengajukan judul skripsi, berapa lama kita akan menyelesaikan skripsi kita dll. 

to be continued..,
next, kita akan bahas mengenai strategi, dont miss it

Related Post